• Pentas Study 2006

    Pentas Study 2006

    Menyajikan 2 pementasan, disutradarai oleh mbak Miu dan Mas Umam.

  • Performen Art

    Performen Art

    Refleksi Hari Bumi, Di Depan Kebun Binatang Surabaya.

  • Reformasi 2007

    Reformasi 2007

    Terpilihnya Archom Sebagai Ketua Hastasa, Menggantikan Mas Bibi.

  • Jadul Ngangenin

    Jadul Ngangenin

    Pejuang Hastasa Jadul. Walaupun Jadul Tapi Pejuang Dulu Membuat Hastasa Jauh Lebih Hidup.

  • Performen Art 2013

    Performen Art 2013

    Kampus IAIN. Sunan Ampel Surabaya.

  • Raker Tulungagung

    Raker Tulungagung

    Raker 2007, Dilaksanakan Di Rumahnya Mas Upik, Tulungagung Jawa Timur.

Music

Welcome To Hastasa Teatre
Showing posts with label Ws Rendra. Show all posts
Showing posts with label Ws Rendra. Show all posts

Ws Rendra - Sajak Sebatang Lisong

0 komentar
 Puisi Sajak Sebatang Lisong - Ws Rendra
Menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya,
mendengar 130 juta rakyat,
dan di langit
dua tiga cukong mengangkang,
berak di atas kepala mereka

Matahari terbit.
Fajar tiba.
Dan aku melihat delapan juta kanak-kanak
tanpa pendidikan.

Aku bertanya,
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet,
dan papantulis-papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan.


Read more

Ws Rendra - Sajak Burung-burung Kondor

0 komentar
 Puisi Sajak Burung-burung Kondor - Ws Rendra
Angin gunung turun merembes ke hutan,
lalu bertiup di atas permukaan kali yang luas,
dan akhirnya berumah di daun-daun tembakau.
Kemudian hatinya pilu
melihat jejak-jejak sedih para petani – buruh
yang terpacak di atas tanah gembur
namun tidak memberi kemakmuran bagi penduduknya.

Para tani – buruh bekerja,
berumah di gubug-gubug tanpa jendela,
menanam bibit di tanah yang subur,
memanen hasil yang berlimpah dan makmur
namun hidup mereka sendiri sengsara.
Mereka memanen untuk tuan tanah
yang mempunyai istana indah.
Keringat mereka menjadi emas
yang diambil oleh cukong-cukong pabrik cerutu di Eropa.
Dan bila mereka menuntut perataan pendapatan,
para ahli ekonomi membetulkan letak dasi,
dan menjawab dengan mengirim kondom.


Read more